top of page

Mengenal Outlet, Fungsi, Jenis, dan Tips Sukses Membangunnya!


Blog header Mengenal Outlet, Fungsi, Jenis, dan Tips Sukses Membangunnya!

Salah satu elemen dari teori marketing 7P adalah place, yang artinya sebuah tempat. Artinya sebuah bisnis dapat beroperasional apabila mempunyai tempat. Definisi tempat ini beraneka ragam, dapat berupa toko online maupun toko offline seperti outlet.


Nah, pada artikel ini kamu akan mempelajari outlet dari mulai definisi, fungsi, hingga tips membangun outlet yang baik. Yuk simak artikel ini sampai habis!


Apa itu Outlet?

Dilansir dari situs detik, outlet adalah tempat atau toko komersial yang difungsikan untuk menjual barang langsung ke publik dalam hal ini konsumen. 


Sebagai lokasi komersial untuk usaha dan memasarkan produk secara offline, penentuan lokasi outlet memerlukan banyak pertimbangan. Hal ini akan berkaitan dengan tingkat strategis sebuah area. 


Sebuah area dapat dikatakan strategis jika dekat dengan pusat keramaian seperti pasar, sekolah, perkantoran, dan perumahan warga. 


Visibilitas outlet juga harus terlihat nyata sehingga toko harus dapat dilihat dengan mudah oleh pejalan kaki atau pengendara motor yang lalu lalang. 


Lalu, apa bedanya outlet dengan toko retail? 

Kamu tentu sering mendengar istilah outlet dan toko retail. Namun, apakah kamu tahu bahwa kedua hal tersebut mempunyai perbedaan yang signifikan? Mari kita bahas. 


Toko retail merupakan tempat komersial yang menjual barang dari berbagai brand. Contohnya toko serba ada (toserba) yaitu toko kelontong kecil yang umumnya menjual bahan baku dan kebutuhan dasar seperti beras, gula, dan lainnya. 


Contoh lain dari toko adalah supermarket, tempat menjual berbagai barang kebutuhan dasar skala besar. Selain dalam bentuk offline, ada juga toko online (e-commerce) seperti Tokopedia dan Shopee. 


Sementara outlet umumnya menjual barang dari satu brand saja. Misalnya outlet hijab milik Zaskia Sungkar dan outlet oleh-oleh makanan di sebuah daerah. 

Apa Fungsi dari Outlet?

Setelah kamu memahami soal definisi outlet dan perbedaannya dengan toko retail, kamu juga perlu tahu fungsi outlet dari menjual produk dengan stok berlebih hingga meningkatkan profit. Berikut penjelasan lengkapnya!


Menjual Produk dengan Stok Berlebih

Beberapa strategi untuk menjual stok produk berlebih adalah dengan promo bundle, diskon harga miring, dan juga menggunakan outlet. Penempatan outlet di berbagai area yang strategis dan potensial bisa mendukung peningkatan penjualan produk. 


Oleh karena itu strategi online dan offline biasanya akan lebih bagus dilakukan secara beriringan.  



Menjangkau Pasar Lebih Luas

Sebuah brand biasanya memerlukan strategi dalam penjualan produk. Selain memanfaatkan teknologi seperti e-commerce, tentu outlet pun bisa dilirik menjadi strategi offline dalam menjangkau konsumen yang lebih tertarik belanja ke outlet. 


Meningkatkan Brand Awareness

Brand awareness adalah salah satu elemen penting ketika ingin memasarkan produk atau jasa yang ditawarkan. Melakukan brand awareness dapat diartikan sebagai upaya untuk melakukan pengenalan dan pendekatan bisnis kamu ke target konsumen. 


Tujuannya agar produk kamu terus diingat sehingga menjadi opsi utama ketika konsumen ingin membeli produk (top of mind). 


Membangun Loyalitas Konsumen

Pada dasarnya loyalitas konsumen dapat dibangun dengan banyak cara. Bisa dengan menciptakan value dari produk, cerita yang dibawa oleh brand ke konsumen, dan program loyalitas dengan poin belanja. 


Memanfaatkan outlet tentu bisa jadi salah satu media untuk meningkatkan loyalitas konsumen. Contohnya, Berrybenka yang dulu bermula dari toko online saja, kini memperluas strateginya ke outlet di mall untuk membangun loyalitas konsumen. 


Meningkatkan Profit

Bisnis memang berorientasi pada profit. Pasalnya kamu sebagai pemilik bisnis pasti ingin meraup hasil dari penjualan untuk kebutuhan hidup, menjalankan usaha dan menghidupi karyawan bukan? 


Outlet tentu bisa menjadi salah satu strategi yang dipilih untuk meningkatkan profit. Mengapa demikian? Hal ini lantaran semakin memperluas jangkauan penjualan tentu semakin banyak calon konsumen yang akan hadir untuk bertransaksi. 



Apa Saja Jenis Outlet?


Beberapa bisnis memerlukan outlet untuk memasarkan produk dan jasa. Lalu apa saja jenis outlet yang bisa kita temui di lapangan? Mari cek apa saja jenis outlet pada bagian berikut.


Bisnis Outlet Fisik


Bisnis Outlet Fisik

Bisnis seperti laundry pakaian, oleh-oleh, dan fashion biasanya akan memerlukan outlet fisik. Hal ini agar mempermudah konsumen untuk datang dan melihat langsung produk yang dijual atau bertransaksi jasa secara tatap muka. 


Untuk memutuskan membangun outlet fisik, biasanya kamu harus mempertimbangkan banyak hal salah satunya lokasi dan tata ruang pada outlet. 


Bisnis Outlet Online


Bisnis Outlet Online

Di dalam membuat outlet online biasanya tidak terlalu sulit. Pasalnya kamu hanya perlu membuat akun seperti tokopedia, shopee, atau website e-commerce sendiri untuk menjual produk. 


Hal yang harus dipersiapkan biasanya infrastruktur mulai dari platform yang akan digunakan, tenaga yang akan membantu mengoperasionalkan outlet online, dan lainnya. 


Jadi pastikan dulu kamu memahami hal apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membangun outlet online ya!


Bisnis Outlet Gabungan Fisik dan Online


Bisnis Outlet Gabungan Fisik dan Online

Bisnis dengan outlet fisik dan online biasanya adalah bisnis yang memiliki baik outlet fisik (bangunan toko) dan juga outlet online. Biasanya sebuah brand atau bisnis akan memanfaatkan dua strategi tersebut untuk memperluas usahanya.


Bisnis Outlet Modern: Vending Machine


Bisnis Outlet Modern, Vending Machine Crescent Label di Stasiun MRT Bundaran HI

Zaman modern, tentunya outlet berkembang juga bentuknya. Salah satu bentuk outlet modern adalah vending machine. Vending machine yang kecil dan mudah dipindahkan menjadi pilihan outlet yang menarik.


Contoh dari brand yang memanfaatkan outlet vending machine adalah vending machine hijab Crescent Label yang ada di Stasiun MRT Bundaran HI.


Hasil dari penggunaan vending machine sebagai outlet ini adalah Cresecent label memiliki toko offline yang fleksibel dan mendapatkan visibilitas dari pengguna MRT. Penggunaan outlet vending machine juga membuat dua brand ini tidak perlu menempatkan karyawan di lokasi outlet.


Pelajari lebih lanjut tentang vending machine Smartven di artikel lainnya pada #smartvenpedia dengan klik tombol di bawah ini!




Ingin berkonsultasi langsung dengan tim Smartven mengenai bisnis vending machine sebagai outlet? Kamu bisa langsung klik button di bawah untuk konsultasi dengan tim Smartven via WhatsApp!



 

Tips Membangun Outlet yang Sukses


Membangun outlet pada dasarnya memerlukan pertimbangan yang matang. Tujuannya agar meminimalisisasi risiko serta mengoptimalkan keuntungan yang akan didapat. Berikut ini ada beberapa tips membangun outlet yang tepat agar bisnis sukses. 


Mempertimbangkan Lokasi yang Potensial

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mempertimbangkan lokasi yang potensial. Mengapa demikian? Hal ini akan berkaitan dengan visibilitas outlet. 


Ketika outlet berada di lokasi yang ramai dan dekat dengan pusat bisnis atau pusat kegiatan tentu outlet kamu pun akan mendapatkan paparan eksposur yang tinggi. 


Namun, perlu diperhatikan juga karakter dari masyarakat sekitar. Apakah harga dan jenis produk yang kamu jual sesuai dengan psikografis dan demografis target konsumen. 


Mengatur Konsep Tema yang Menarik

Selanjutnya adalah mengatur konsep tema outlet. Untuk menentukan hal ini, kamu sebagai pemilik bisnis harus mengetahui dulu apa value dan citra yang ingin kamu tampilkan dari outlet kamu ke masyarakat. 


Misalnya kamu ingin memperlihatkan citra keceriaan, maka outlet kamu bisa menggunakan warna yang cerah dan tata ruangnya dibuat lebih nyaman. 


Mengatur Stok Produk Dengan Baik

Kemudian untuk membuat outlet menjadi lebih menarik pelanggan adalah tata letak stok produk yang akan dipajang. Kamu bisa memanfaatkan rak display atau menggunakan rak yang digantung di dinding. 


Namun, terlepas dari hal tersebut, desain dan layout dari peletakkan produk harus rapi. Hal ini untuk menarik perhatian pengunjung yang mampir ke outlet. 


Misalnya kamu bisa meletakkan produk yang sedang sale di rak tertentu, produk best-seller, dan produk premium juga diletakkan secara terpisah. 


Memanfaatkan Teknologi

Kamu juga bisa memanfaatkan teknologi yang ada misalnya mesin kasir yang terintegrasi seperti point of sales


Keunggulannya kamu tidak perlu mencetak struk karena bisa dikirim ke email sehingga tidak perlu memberi waktu lama bagi pengunjung untuk menunggu struk dicetak. 


Memberikan Nilai Tambah dan Pengalaman Belanja yang Unik

Memberikan pengalaman belanja di outlet tentu adalah keharusan. Lantaran hal ini bisa membuat konsumen yang datang ke outlet merasa nyaman. 


Apabila kamu membangun outlet oleh-oleh, maka sediakan satu rak yang berisi makanan uji coba (tester) yang bisa dicicipi oleh pelanggan sebelum membeli. 


Jika kamu mempunyai outlet pakaian, sediakan kamar ganti agar konsumen bisa mencoba pakaian. 


Selain nilai tambah fisik, kamu pun bisa mengoptimalkan nilai tambah lain seperti pelayanan after sales atau promo menarik yang kamu kirim melalui email pelanggan. 



Semoga informasi mengenai outlet di atas bisa membantu kamu untuk memahami fungsi outlet dan tips untuk membangun outlet ya!


Ikuti blog Smartven untuk artikel-artikel menarik seperti ini, serta cek website Smartven, Instagram, dan YouTube untuk informasi lainnya. Stay healthy and see you soon!




Commenti


Baca Blog Lainnya

bottom of page