top of page

Yuk, Ketahui Cara Kerja Vending Machine yang Lengkap!


Cara kerja vending machine

Siapa disini yang belum pernah menggunakan vending machine? Dulu sekali, mesin ini memang umumnya hanya bisa kita temukan di bandara, stasiun kereta api, ataupun terminal bus. Tetapi, kemajuan vending machine bisa dibilang begitu pesat. Tidak hanya di tempat-tempat umum tadi, banyak juga mesin yang bisa kita temukan di pabrik, kantor, sekolah, atau di tengah-tengah shopping mall.


Penggunaan mesin ini juga seringkali dimanfaatkan sebagai strategi bisnis terutama untuk bagian pemasaran. Banyak brand yang mengandalkan penjualan dengan vending machine dalam perilisan produk mereka. Menjual di vending machine memang membuat produkmu akan lebih stand out dan tampil beda dari brand kompetitor lainnya, kan?


Banyaknya vending machine di sekitar membuat kita pasti pernah menggunakannya paling tidak sekali. Mesin besar yang terlihat bercahaya dan menjual produk-produk yang umumnya makanan dan minuman ini rasanya selalu ditempatkan di lokasi yang tepat untuk ‘mensugesti’ kita membeli sesuatu. Entah sambil menunggu keberangkatan pesawat sampai untuk menghilangkan haus di tengah menonton pertandingan basket.



Kita mudah penasaran dengan hal-hal yang terjadi disekitar kita walaupun hal tersebut sangat ‘random’ seperti kenapa ya jalan flyover dibangun berkelok-kelok dan tidak hanya lurus saja? Kan sampainya bisa lebih cepat? (untuk para lulusan teknik sipil yang membaca ini, jangan emosi dulu ya).


Apalagi soal vending machine yang sistemnya tampak membingungkan. Kamu pernah nggak, sambil melakukan transaksi di vending machine dan menunggu barang yang kamu beli keluar dari mesin, memikirkan bagaimana mesin ini sebenarnya bekerja? Bagaimana ia tahu produk apa yang sudah kita beli?


Yuk, kita simak prosesnya secara simpel. Tenang guys, kami tahu kok kamu sudah cukup pusing dengan pekerjaan dan tidak mau tambah pusing karena membaca artikel yang memakai istilah rumit.


Jenis-jenis vending machine

Sebelum sampai ke bagaimana mesin bekerja, kita harus tahu dulu jenisnya. Saat ini, vending machine bukan hanya berjenis mesin analog dimana kita perlu memasukkan uang koin atau lembaran kertas untuk mendapatkan botol minuman. Barang yang dijual juga kelihatan tersusun di rak-rak mesin dan tinggal kita pilih dengan menekan tombol tertentu.


Perkembangan teknologi memungkinkan kita untuk merasakan pengalaman canggih dengan hadirnya smart vending machine. Di mesin ini, layarnya bukan berupa kaca transparan seperti mesin analog, melainkan berbentuk layar sentuh.


Di layar ini bisa ditampilkan katalog produk yang kita jual dan dari layar inilah pelanggan bisa memilih apa yang ingin mereka beli. Jika mesin sedang dalam keadaan tidak terpakai, di layar akan terlihat iklan produk kita berupa video atau foto, atau materi apapun yang sekiranya akan menarik minat orang-orang untuk mendatangi mesin.


Serasa ipad raksasa nggak sih? Bedanya yang ini bisa mengeluarkan produk. Tidak hanya smart vending machine, saat ini vending machine analog juga ada yang bisa di-upgrade dengan teknologi touchscreen ini. Kita bisa memilih produk lewat layar dan bukan melalui tombol.


Jenis produk yang bisa dijual di vending machine sekarang juga sangat variatif. TIdak hanya makanan dan minuman ringan di kemasan, sekarang sudah ada vending machine yang menjual makanan lauk cepat saji sampai makanan sehat seperti salad.


Uniknya lagi, banyak produk yang tidak biasa yang juga dijual di vending machine. Mulai dari vending machine skincare, kosmetik, tas, pakaian, dan yang paling mahal mungkin vending machine emas di Arab Saudi. Pokoknya, sebenarnya hampir semua jenis barang bisa dijual di mesin ini.


Cara kerja vending machine secara umum

Munculnya vending machine yang unik dan canggih membuat kita selalu berpikr, bagaimana cara kerja vending machine? Memakai vending machine mudah sekali. Kita tinggal memilih produk, menyelesaikan proses pembayaran, dan produk akan langsung keluar dari dispense box yang ada di bagian bawah mesin.


Ada pula vending machine yang tidak menjual produk fisik melainkan berupa produk digital. Di vending machine analog yang masih menggunakan tombol untuk memilih barang, keypad ini berperan sebagai ‘penyalur’ antara pengguna dan sistem komputer yang tertanam di vending machine.


Sama seperti smart vending machine yang menggunakan layar sentuh, setelah mendapatkan informasi dari pengguna (disini informasinya berarti barang yang sudah akan kita beli), sistem akan mengirimkan sinyal ke komputer untuk memproses pembayaran. Setelah pembayaran sudah terverifikasi, produk akan dikeluarkan dari mesin.


Barisan spiral vending machine
Barisan spiral vending machine

Vending machine punya baris-baris di dalam mesin yang berisi rak untuk menyimpan produk. Ingat kan lingkaran-lingkaran besi yang membatasi antar produk di rak mesin itu? Nah, kumparan lingkaran ini dikontrol oleh alat motor listrik yang akan teraktivasi ketika proses pembayaran sudah diselesaikan.


Beberapa vending machine juga ada yang menggunakan alat penjepit agar produk bisa dikeluarkan dengan lebih hati-hati sehingga aman untuk produk yang rawan rusak. Membahas tentang raknya, walaupun terlihat simpel, tapi ternyata adalah komponen yang cukup kompleks dari mesin ini lho!


Di bagian bawah 'rak' tersebut, ada alat pendeteksi apakah produk kita sudah keluar atau tidak dari. Ketika produk kita sudah melewati pendeteksi ini, maka sistem mesin akan mendapat informasi kalau produknya sudah sukses dikeluarkan.


Bagaimana transaksi dilakukan

Vending machine tunai biasanya menerima pembayaran dengan uang logam atau lembaran uang kertas. Pada pembayaran dengan uang logam, mesin menggunakan sistem elektromagnetik untuk mengukur diameter dan tipe juga ketebalan koin yang sudah kita masukkan.


Sedangkan, ketika kita membayar dengan uang kertas, uang ini harus rapi, tidak lecek, dan tidak terlipat agar bisa terbaca oleh bill acceptor pada mesin. Akan dilakukan proses autentifikasi. Mesin punya semacam scanner yang mengirimkan gambar uang ini ke komputer, yang kemudian diperiksa apakah uang ini sesuai jumlahnya.


Tentunya program di mesin harus selalu di-update kalau-kalau ada seri uang baru yang dikeluarkan oleh bank.


Seiring perkembangan sistem, transaksi vending machine bisa dilakukan secara cashless. Bisa dengan kartu dimana mesin akan mendeteksi chip yang tertanam di kartu tersebut. Bisa juga melalui scan kode QR untuk pembayaran lewat uang digital.


Supplier vending machine biasanya sudah bekerja sama dengan payment channel tertentu sehingga pilihan pembayaran banyak dan sudah terpercaya. Misalnya, Smartven bermitra dengan payment channel Midtrans yang menjamin keamanan proses pembayaran. Kalau masih penasaran dengan sistem kode QR, mungkin bisa tonton langsung video dari Bank Indonesia ini, nih!


Catatan Akhir

Ternyata walaupun waktu pembeliannya cepat sekali, proses yang dilakukan di dalam mesin cukup panjang dan rumit juga ya! Tapi aman, biar saja mesin yang sibuk bekerja dan kita tinggal menikmati hasilnya. Apalagi, proses vending machine yang cepat ini sudah sangat membantu keseharian kita.


Terdengar menarik dan rasanya ingin mencoba bisnis dengan vending machine juga tidak, sih?


Mari bangun dan kembangkan bisnismu lebih jauh bersama vending machine Smartven dengan berkonsultasi lewat tombol di bawah!


Kalau kamu ingin informasi lebih lanjut, kamu bisa cek website dan halaman Instagram kami untuk cari tahu lebih banyak. Sampai bertemu kembali!



Baca Blog Lainnya

bottom of page