Nikmati 'Shot' Kopi Kalyan Sambil Tonton 'Shoot' Basket di IBL 2022

Kopi sekarang bukan lagi sekadar minuman yang dicari sekumpulan bapak-bapak ronda malam atau mahasiswa dan karyawan yang ingin begadang mengerjakan tugas. Kopi saat ini bisa dikatakan adalah sebuah lifestyle, kebutuhan tiap orang dari rentang umur muda sampai tua. Bangun tidur, yang dicari kopi. Lagi nongkrong asyik bareng teman-teman, yang dicari pun pasti kopi. Bahkan, Indonesia menempati posisi negara penghasil kopi terbesar ke-4 di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Maraknya tren mengonsumsi kopi ini semakin didukung pula dengan hadirnya film ‘Filosofi Kopi’ keluaran tahun 2015 yang menceritakan perjalanan dua sahabat pemilik kedai kopi.


Gaya hidup baru dengan ngopi setiap hariini tentunya cocok dipasangkan dengan gaya hidup lainnya, yup, nongkrong. Apalagi di kalangan anak muda, dimana total waktu yang dihabiskan di rumah dan di tempat nongkrong ini kalau dihitung-hitung pasti tidak berbeda jauh. Hampir setiap hari mereka pergi nongkrong di berbagai coffee shop di daerah tempat tinggal mereka. Kadang memang hanya untuk sekadar nongkrong dan ngobrol dengan teman masing-masing. Tetapi, banyak pula yang memang menjadikan kedai ini sebagai tempat kerja menggantikan rumah terutama di zaman WFH (work from home) dan perkuliahan daring gencar diadakan.Nggak heran, hal inilah yang membuat banyak sekali pengusaha membuka bisnis coffee shop dengan brand kopi miliknya sendiri. Coffee shop ini umumnya didesain dengan trendy dan menyasar kalangan anak-anak muda yang hobi menghabiskan waktu di luar rumah. Saat ini, di tiap kota, terutama kota yang dipenuhi mahasiswa, pasti di tiap sudutnya akan ditemukan coffee shop. Tempat-tempat ini bahkan sering dibuka bersampingan sampai orang pun bingung akan memilih yang mana. Kalau kamu seorang pengusaha yang memutuskan terjun di bidang perkopian ini, persaingan bisnis coffee shop yang tinggi tentu membuatmu harus berpikir keras untuk lebih jauh mengembangkan bisnis.