Strategi Promo untuk Lancarkan Bisnis di Bulan Puasa


takjil ramadan

Obrolan seputar haus, lapar, haruskah rumah makan ditutup dengan tirai-tirai, sampai meme yang berisi ‘siang-siang lihat kecoa serasa liat kurma’ mulai bertebaran di internet. Selamat menyambut bulan yang sudah dinanti oleh seluruh orang di dunia, bulan puasa! Umat Muslim begitu antusias dengan dimulainya hari pertama puasa. Dari ngabuburit bareng mencari takjil, jadwal buka puasa bersama mulai dari teman kantor sampai teman SD, mendengar macam-macam bunyi petasan, dibangunin sahur dengan bocil-bocil yang main gendang keliling komplek— begitu banyak rencana untuk bulan ini yang sudah disusun jauh-jauh hari. Tentu, yang bersemangat dengan datangnya bulan puasa tidak hanya umat Muslim saja, bahkan umat non-Muslim pun turut senang dengan suasananya. Apalagi, ada fenomena yang sering terjadi di bulan ini yang sangat bermanfaat untuk sebagian orang. Yup, sudah menjadi rahasia umum kalau entah bagaimana, semua orang menjadi konsumtif di bulan ini, terutama untuk makanan dan minuman. Memang, ketika lagi berpuasa ataupun sudah masuk jam berbuka, rasanya semua jenis makanan dan minuman ingin kita beli. Kita sering bingung kenapa produk-produk ini seperti tampak lebih menggiurkan dan menyegarkan dari hari-hari biasanya. Tentunya fenomena belanja ini sangat menguntungkan untuk para pebisnis di luar sana. Penjualan produk biasanya akan meningkat dan banyak pelanggan baru berdatangan. Eits, tapi tidak semudah itu. Persaingan tentu semakin ketat dan semua pebisnis berlomba-lomba untuk menjual produknya. Padahal, bulan ini hanya terjadi sekali dalam setahun. Diperlukan strategi bisnis yang tepat agar fenomena di bulan puasa ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan meningkatkan penjualan.