top of page

Memilih Lokasi dan Produk yang Tepat untuk Hasil Penjualan Maksimal | Vending Expert Series Ep. 6


Blog Header Memilih Lokasi dan Produk yang Tepat untuk Hasil Penjualan Maksimal

Setelah memahami pengetahuan umum mengenai vending machine dan pertanyaan dasar tentang bisnis vending machine di 5 episode, kita tiba di episode 6. Serial yang diluncurkan Smartven ini bernama Vending Expert Series. Semua episode akan berisikan informasi menarik dan berbentuk jawaban dari vending machine expert untuk pertanyaan-pertanyaan umum seputar vending machine juga bagaimana memulai bisnis dengan vending machine. Pada episode lalu, telah dibahas bagaimana cara menentukan lokasi yang ideal untuk menempatkan vending machine. Density atau kerapatan suatu area disebutkan punya pengaruh penting terhadap pemilihan lokasi. Di episode kali ini, akan dibahas lebih detail tentang area density dan cara menentukan apakah produk bisnis kita sudah tepat sesuai lokasi yang telah kita pilih tersebut. Yuk disimak!



Sudah cocokkah produkmu dijual di lokasi tersebut?

Bicara soal density atau kerapatan suatu area yang telah dibahas di episode 5 kemarin, erat sekali hubunganya dengan kebiasaan arus berlalu-lalang orang-orang di tempat tersebut. Kerapatan suatu area yang semakin tinggi, alias makin ramai pula orang yang berlalu-lalang disana, menandakan kesempatan untuk produk kita terjual juga ikut semakin tinggi. Mereka yang kebetulan lewat bisa saja tertarik untuk datang ke mesin yang menjual produk kita. Tetapi, selain itu, apa hubungan erat antara lokasi yang kita pilih dan produk yang kita jual? Bagaimana cara memaksimalkan penjualan dan keuntungan melalui pemilihan lokasi dan produk ini?


Walaupun semakin rapat suatu area kesempatan produk kita banyak terjual akan semakin besar, tentunya laku atau tidaknya produk juga dipengaruhi dengan sudah pas tidaknya produk kita untuk dijual di lokasi tersebut. Sebelum mulai berbisnis, kita pasti sudah menentukan target market kita, kan? Misalnya jika kita menjual kosmetik high-end, mungkin lokasi pertama yang kita pertimbangkan adalah shopping mall.


Selain yang memang sudah punya rencana bisnis sejak awal, ada juga pebisnis yang punya keleluasaan untuk memilih produk apa yang ingin dipasarkan. Misalnya kamu ingin berbisnis vending machine di lokasi tertentu, kamu akan memikirkan dulu kira-kira produk apa yang akan laku di area ini. Kita ambil contoh di gym. Orang yang pergi kesana sebagian besar adalah orang yang punya gaya hidup sehat, kan? Sepertinya kurang cocok kalau kita misalnya malah menjual minuman kemasan yang manis-manis atau minuman bersoda padahal yang mereka butuhkan adalah air putih dan minuman isotonik.



Hal penting lainnya yang tidak boleh kita kesampingkan adalah masalah harga jual. Kita harus menentukan harga dengan teliti agar dapat bersaing dengan kompetitor namun tetap dapat dipercaya masyarakat. Kamu pernah nggak berpikir panjang pas mau membeli barang karena harganya kemahalan? Atau malah harganya terlalu murah sampai kamu jadi ragu dengan kualitasnya. Kamu harus memperkirakan harga yang juga sesuai dengan jenis lokasi vending machine milikmu. Pastikan harga produk kamu sudah pas di kantong orang-orang dan tepat untuk dijual di lokasi yang sudah kamu pilih.


Catatan akhir untukmu

Perlu perencanaan yang matang dalam menentukan lokasi vending machine dan jenis juga harga produk yang akan kamu jual. Semakin relevan produkmu dengan lokasi tersebut, maka kemungkinan bertambahnya jumlah pelanggan akan semakin besar, kan? Akhirnya penjualan produk akan maksimal dan keuntungan yang diperoleh bisa meningkat. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan review mingguan atau bulanan. Segera eliminasi produk yang tidak laku dan tambah juga kembangkan produk yang paling diminati pembeli. Sudah mendapatkan gambaran lokasi vending machine dan produk yang ingin kamu jual?


Ikuti terus Vending Expert Series di YouTube Smartven, ya! Aktifkan juga notifikasi, like, dan comment juga subscribe. Kamu juga bisa melihat website dan halaman Instagram kami untuk informasi lainnya. Stay healthy dan sampai bertemu di episode berikutnya!

Komentar


Baca Blog Lainnya

bottom of page