top of page

Apa itu FMCG? Berikut Definisi, Jenis, dan Contohnya!


blog header fmcg

Istilah FMCG banyak dikenal dalam dunia bisnis. Bagi masyarakat awam, produk-produk FMCG sendiri banyak ditemukan dimana-mana, lho! Apa sebenarnya definisi dan contoh FMCG ini, ya? Kenali lebih jauh di artikel Smartven ini, yuk!



Apa itu FMCG?

FMCG merupakan singkatan dari Fast-Moving Consumer Goods. FMCG adalah produk-produk yang dikonsumsi dengan cepat dengan harga yang terjangkau, sehingga memiliki kemungkinan pembelian ulang yang cukup tinggi.


Kamu akan banyak menemukan produk-produk FMCG di minimarket, supermarket, atau bahkan warung dekat rumah. Karena tingginya permintaan akan produk-produk FMCG ini, menjalankan bisnis di sektor ini termasuk peluang usaha yang potensial, lho!


Apa saja karakteristik FMCG?

Produk FMCG pun memiliki karakteristik yang membedakan mereka dengan produk lainnya.


Sesuai arti dari ‘Fast-Moving’, produk FMCG berarti akan cepat terjual. Produk ini lebih cepat terjual karena memiliki harga yang terjangkau oleh masyarakat.


Dengan harga yang terjangkau tersebut, maka produk FMCG akan lebih sering dikonsumsi. Namun, akibat alasan tersebut, produk FMCG memiliki masa simpan yang pendek.


Selain itu, produk FMCG menghasilkan omzet penjualan yang tinggi saat dijual di rak toko.


Apa saja jenis dan contoh produk FMCG?

Terdapat empat jenis produk FMCG, yaitu makanan dan minuman, kebutuhan pribadi, produk kesehatan, dan produk rumah tangga.


Makanan dan minuman

produk makanan dan minuman

Karena masa simpannya yang pendek dan banyak dikonsumsi masyarakat, produk-produk makanan dan minuman masuk ke dalam jenis FMCG.


Contoh dari produk FMCG makanan dan minuman adalah roti kemasan, pasta, makanan ringan, air mineral botol, soda kaleng, dan minuman kemasan botol lainnya.


Personal care


produk kebutuhan pribadi

Produk-produk kebutuhan pribadi atau personal care pun masuk dalam jenis FMCG. Konsumen akan terus membeli produk-produk ini secara berkala karena dijual dengan harga murah dan bersifat tidak tahan lama.


Body lotion, pasta gigi, sabun mandi, deodoran, sampai kosmetik merupakan contoh dari produk-produk FMCG personal care.


Produk kesehatan

produk kesehatan

Seperti personal care, produk-produk kesehatan masuk dalam jenis FMCG. Walaupun tidak dibeli secara berkala, produk kesehatan yang banyak ditemukan di rak toko biasanya produk high-demand dan bersifat tidak tahan lama.


Beberapa contohnya adalah plester, perban, pembalut, obat maag, dan obat penambah darah.


Produk rumah tangga

produk rumah tangga

Di rumah pun juga terdapat produk-produk FMCG, lho! Produk yang bertujuan membantu kebutuhan rumah tangga ini biasanya memiliki standar yang sama, banyak ditemukan di berbagai rak toko, dan dijual dalam harga yang terjangkau.


Produk rumah tangga ini termasuk produk pembersih lantai, tisu roll, pemutih, deterjen, pewangi, sampai cairan setrika.


Contoh perusahaan FMCG

Di Indonesia, terdapat beberapa perusahaan FMCG yang sudah berdiri sejak lama dan beberapa di antaranya adalah perusahaan internasional. Contohnya adalah Nestlé, Procter & Gamble, dan L’Oréal.


Nestlé

Merk dagang FMCG ini sudah tidak asing di tengah-tengah masyarakat karena produk olahan susu dan serealnya. Perusahaan asal Swiss ini merupakan perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia.


Dancow, Milo, KoKo Krunch, Bear Brand, Carnation, dan Nescafé adalah beberapa contoh produk-produk populer keluaran Nestlé.


Procter & Gamble

Namanya mungkin terdengar asing, ya? Procter & Gamble atau yang sering muncul pada kemasan produk dengan disingkat menjadi P&G ini merupakan perusahaan FMCG asal Amerika Serikat.


Kamu akan banyak menemukan produk-produk P&G di dapur, kamar mandi, dan ruang cuci. Head & Shoulders, Pantene, Gillette, Rejoice, Oral-B, sampai Downy dan Pampers merupakan contoh produk P&G ini.


L'Oréal

Perusahaan asal Perancis ini banyak merilis produk-produk perawatan tubuh dan kosmetik. Tidak hanya produk-produk FMCG, L’Oréal juga membuat produk-produk kecantikan luxury seperti Kiehl’s, Lancôme, dan banyak lainnya.


Di Indonesia, produk FMCG keluaran L’Oréal yang banyak ditemukan di pasaran adalah Maybelline, Garnier, L’Oréal Paris, dan NYX Cosmetics.



Mengapa Indonesia memiliki prospek di Industri FMCG?

Karakteristik produk FMCG yang memiliki harga terjangkau dan prosesnya yang cepat terjual mulai dari produsen sampai konsumen, membuat prospek industri FMCG di Indonesia sangat tinggi. Berikut beberapa alasannya.


Populasi banyak

Besarnya jumlah populasi Indonesia membuat FMCG menjadi prospek bisnis yang menguntungkan. Sebab, banyaknya jumlah penduduk ini akan mengakibatkan high-demand sehingga perusahaan harus terus-menerus memproduksi barang.


Daya konsumsi masyarakat tinggi

Harganya yang terjangkau membuat masyarakat dapat mengkonsumsi produk-produk FMCG dengan lebih mudah. Apalagi, sifat konsumtif masyarakat Indonesia membuat produk akan lebih banyak dibeli, terutama dengan harga yang murah.


Pasar yang tertarik dengan diversifikasi produk

Walaupun banyak kompetitor dalam industri FMCG, dengan strategi diversifikasi jenis produk, masyarakat akan tetap tertarik untuk membeli. Sebab, variasi produk akan menjadi daya tarik tersendiri. Misalnya saat terdapat varian terbaru minuman kaleng atau makanan ringan.



Channel Distribusi FMCG

Pendistribusian produk-produk FMCG juga menjadi salah satu alasan mengapa mereka banyak dibeli oleh masyarakat. Berikut adalah beberapa channel distribusi FMCG.



Supermarket dan hypermarket

hypermarket

Saat belanja bulanan, supermarket dan hypermarket menjadi tujuan masyarakat karena lengkapnya produk yang dijual. Seluruh jenis produk FMCG dapat ditemukan disini, mulai dari makanan dan minuman kemasan sampai produk rumah tangga.


Produsen pun biasanya akan langsung menempatkan produk-produknya di supermarket dan hypermarket ini untuk memudahkan proses distribusi.


Convenience store

minimarket

Produk-produk yang dijual pada minimarket atau convenience store ini biasanya melalui pengecer yang mendapatkan produknya dari produsen.


Walau tidak selengkap produk yang dijual pada rak supermarket, minimarket ini menjadi akses terdekat bagi masyarakat karena berada di banyak tempat.


Toko online

ecommerce fmcg

Tidak hanya toko offline saja, kini masyarakat bisa membeli produk-produk FMCG melalui toko online. Biasanya, produsennya langsung yang menjual produknya, sehingga memunculkan kepercayaan konsumen.


Selain itu, masyarakat juga dapat lebih mudah menjangkau produknya dengan cabang-cabang toko online di kota masing-masing untuk biaya kirim yang lebih murah.


Event

suasana event

Produk FMCG pun juga menjadi komoditi yang dapat menarik perhatian pengunjung saat berlangsungnya sebuah event. Baik menjadi sponsor event tersebut ataupun membuka booth tersendiri.


Walaupun harga yang dijual terkadang lebih mahal, kesan eksklusif saat event membuat pengunjung tetap membeli produk-produk FMCG ini. Contohnya adalah kopi, air mineral, sampai minuman energi.


Vending machine

vending machine nestle

Menggunakan vending machine pun ternyata dapat membantu channel distribusi produk FMCG, lho! Mirip dengan minimarket, vending machine pun juga dapat ditempatkan di mana saja untuk akses konsumen yang lebih mudah dan cepat.


Bedanya, vending machine tidak membutuhkan karyawan khusus untuk menjaga produk-produk yang dijual. Konsumen dapat langsung membeli produk dengan self-payment menggunakan uang tunai maupun nontunai dengan scan kode QR.


Ingin mempelajari lebih lanjut mengenai penggunaan vending machine untuk produk-produk FMCG? Klik tombol di bawah ini untuk berdiskusi dengan tim Smartven!


Lihat juga website Smartven, Instagram, dan YouTube untuk informasi lainnya. Stay healthy and see you soon!




Comments


Baca Blog Lainnya